|
 4-7 Maret lalu, Rumah Pintar Ciwidey, Pacitan dan Cikeas mengikuti pameran Eco Product International Fair 2010 di Jakarta Convention Center. Eco Product International Fair 2010 adalah "The Biggest International Environment Fair and Conferencein Asia". Pameran ini merupakan hasil dari kerjasama antara KADIN, Kementerian Perindustrian,Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Indonesia, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Asian Productivity Organization (APO). EPIF 2010 tidak hanya menyajikan pameran saja, namun juga Konferensi lingkungan hidup terbesar diAsia. Pameran ini diselenggarakan pertama kali diMalaysia pada tahun 2004 kemudian berturut-turut di Thailand, Singapura,Vietnam, Filiphina dan sekarang tahun 2010 giliran Indonesia yang menjadi tuan rumahnya. Sejak pertama kali terselenggara EcoProducts International Fair (EPIF)telah dikenal sebagai pameran skala internasional yang selalu menampilkan produk-produk eco-friendly. EPIF 2010 kali ini bertemakan Green Productivity to Enhance Competitiveness yang tidak hanya mengangkat isu ecoproduct, tetapi juga isu produktivitas barang dan jasa.  Tujuan SIKIB mengikutsertakan ketiga Rumah Pintar tersebut dalam pameran ini adalah untuk memasarkan, memasyarakatkan dan mensosialisasikan hasil sentra kriya dari masing-masing rumah pintar. Dalam Pameran ini, Ketiga rumah pintar tersebut memamerkan beberapa hasil dari sentra kriyanya yang berupa teh Gambung dan berbagai sayuran hasil panendari rumah pintar Ciwidey, kain batik dari rumah pintar Pacitan dan jamur tiram dari rumah pintar Cikeas. Dengan mengikuti pameran ini, SIKIB berharap hasil kriya yang merupakan produk eco-friendly dari beberapa rumah pintar tersebut dapat dikenal di kalangan masyarakat yang lebih luas tidak hanya di lingkup nasional tapi juga internasional. [tya]
|