Hello, you either have JavaScript turned off or an old version of Macromedia's Flash Player. Get the latest flash player.






Jinggle Mopin

 

Indonesia Pintar Disambut Antusias

Indonesia Pintar Disambut Antusias

 

Selasa 4 November 2008

 

 KEGIATAN di seputar program Indonesia Pintar mendapat sambutan hangat masyarakat. Salah satu di antaranya adalah program pelatihan bagi para tutor Mobil Pintar, Motor Pintar dan Rumah Pintar yang sudah dilaksanakan tiga kali. Para tutor tersebut berasal dari Jakarta dan sekitarnya, Kalimantan, Jambi dan Sumatera Barat.

“Pelatihan tersebut diberikan dalam rangka perbaikan mutu para tutor yang merupakan program Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB),” ujar Arief Rachman, tokoh pendidikan usai diterima Ibu Negara Ani Susilo Bambang Yudhoyono, di Istana Negara, Senin (3/11).

Selain, Arief, turut pula Imam Parikesit dari perguruan Diponegoro, Amanda Rahadi Arief Rachman dari ARA, Erman dari Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidkan (PMPTK) Bidang Nonformal Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas), Majamuddin dari Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) Bidang Kesetaraan Depdiknas serta Hasnah Gasim dari Komisi Nasional UNESCO.

Dikatakan Arief, dalam pelatihan tersebut, kemampuan dan wawasan para tutor ditingkatkan terutama dalam pemahaman materi tutorial, pengelolaan Mopin, Torpin dan Rumpin. “Tanggapan para tutor sangat positif, bahkan mereka merasa kekurangan. Karena itu kami mengusulkan pada Ibu Negara untuk melaksanakan pelatihan lanjutan di tahun 2009 mendatang,” jelas guru besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ) tersebut.

Mengenai perkembangan Mopin, Torpin dan Rumpin, Arief mengatakan, UNESCO memuji peran Ibu Negara sebagai tokoh yang sangat aktif dan berperan dalam pencapaian program Pendidikan untuk Semua atau Education for All. “UNESCO sendiri menargetkan, tahun 2015 tercapai pengentasan kemiskinan dalam bidang pendidikan melalui pengurangan kebuta-aksaraan dan penciptaan pendidikan yang sensitive pada persoalan jender,” ujarnya.

Arief juga menjelaskan, tahun 2009 mendatang, akan diadakan pusat-pusat keterampilan pertanian, perikanan, dan perkebunan di Rumpin. “Dengan berbagai program tersebut, UNESCO menetapkan Ibu Ani sebagai pemuka dunia untuk pengentasan buta aksara,” kata Arief.

Dalam kesempatan itu, Ibu Negara mengusulkan diadakan kerja sama antara kalangan akademisi, pemerintah, masyarakat, dan pengusaha untuk pendanaan berbagai program SIKIB dalam rangka program berkelanjutan.

Ibu Negara juga memberikan pemaparan mengenai perkembangan program Indonesia  Sejahtera yang terdiri dari Indonesia Pintar, Indonesia Sehat, Indonesia Hijau, Indonesia Kreatif, dan Indonesia Peduli.

Sementara itu, Amanda Rahadi mengatakan akan selalu memberikan dukungan penuh terhadap  program-program yang dijalankan oleh Ibu Negara beserta SIKIB. “Karena Ibu tetap fokus untuk menjalankan program-programnya. Program-program Indonesia Sejahtera sangat mudah diterima, dicerna, dan dilaksanakan oleh masyarakat. Misalnya 1 pohon untuk 1 kelahiran,” jelasnya.

Ibu Negara, dalam pertemuan tersebut, didampingi oleh Ibu Okke Hatta Rajasa, Ibu M.Nuh, dan Ibu Jusman Syafii Djamal. Usai menerima Arief Rachman Hakim, Ibu Negara juga menerima April Jaya Putra di Istana Negara.

 

Sumber: Jurnal Nasional,  Yanuar Jatnika.

 



© Copyright 2008 Mobil Pintar - Tunas Bangsa. All rights reserved. design by icreativelabs. hosting by masterwebnetwork

mod_vvisit_counterHari ini
222
mod_vvisit_counterKemarin
258
mod_vvisit_counterMinggu ini
870
mod_vvisit_counterBulan ini
5679
mod_vvisit_counterTotal
618772