|
Hello, you either have JavaScript turned off or an old version of Macromedia's Flash Player. Get the latest flash player. |
| KBRI Singapura menyampaikan ucapan selamat atas Prestasi Ibu Ani Bambang Yudhoyono |
Ibu Ani Bambang Yudhoyono disambut dengan suka cita oleh Keluarga Besar KBRI Singapura setelah menghadiri Unesco Regional Conferences in Support of Global Literacy di Diaoyutai State Guest House, Beijing Republik Rakyat Tiongkok (RRT), hari Selasa (31/7).Ibu Ani memberikan presentasi mengenai aktivitas mobil pintar, motor pintar, dan rumah pintar. Presentasi Ibu Ani didepan Koferensi Unesco dilengkapi dengan tayangan audio visual tentang aktivitas mobil pintar, motor pintar, dan rumah pintar di berbagai pelosok daerah di Indonesia. Atas prakarsa Ibu Ani bersama istri-istri Kabinet Bersatu tersebut, Direktur Jendral Unesco, Koichiro Matsuura memberikan pujian atas presentasi Ibu Ani yang sangat informatif dan mempunyai kecanggihan teknologi. Pujian juga datang dari berbagai negara peserta konferensi. Bahkan ada negara lain yang juga tertarik dengan program tersebut. Atas prestasi ini, Keluarga Besar KBRI Singapura menyampaikan ucapan selamat kepada Ibu Ani Bambang Yudhoyono. Dalam pertemuan dengan Dubes RI untuk Singapura dan Ibu If Wardana, Ibu Ani menceritakan tentang kegiatan dan kemajuan dicapai dalam konferensi Unesco dan aktivitas mobil pintar, motor pintar, dan rumah pintar di berbagai pelosok daerah di Indonesia.. "Seperti diketahui, kita mempunyai satu program, terutama yang menyangkut program Rumah Pintar. Di dalam Rumah Pintar itu bukan saja ada buku untuk bahan bacaan, tetapi juga permainan edukatif, TV, CD, VCD, komputer, yaitu mendidik kaum perempuan dalam life skill. Mungkin di sinilah yang bisa disampaikan untuk membantu bagaimana memberdayakan kaum perempuan, dimanapun berada agar mereka satu saat nanti dapat meningkatkan kesejahteraannya. Tentu saja dengan meningkatnya kesejahteraan keluarga, anak-anak akan mendapatkan pendidikan yang terbaik," ungkap Ibu Ani. Ibu Ani juga menjelaskan rencana pengembangan program ini lebih lanjut. "Untuk ke depan saya berharap agar program yang kita jalankan ini dapat berkembang terus. Seperti diketahui bahwa selain di Jakarta, kita sudah menyebarkan Motor Pntar ini ke seluruh Indonesia termasuk ke Papua dan Papua Barat, juga sebentar lagi Aceh. Pengembangan dari Mobil Pntar dan Motor Pintar ini sangat tergantung dari penyiapan yang dilakukan. Motor dan mobil ini juga memerlukan waktu untuk menyiapkannya. Oleh karena itu sambil kita siapkan, sambil kita menerima permintaan dari daerah yang membutuhkan. Tapi saya berharap ke depan, saya juga menghimbau bantuan ataupun partisipasi dari masyarakat luas agar program ini yang kita rasakan manfaatnya untuk anak-anak dan juga masyarakat dapat terus berkembang sampai ke daerah. Saat ini Mobil Pintar sudah ada di Papua, Bali, Natuna, Wonogiri, Pacitan, Maluku. Itu semua adalah demi anak-anak dan masyarakat Indonesia," kata Ibu Ani lagi. Ibu Ani juga memaparkan pertemuannya dengan Direktur Jenderal Unesco Koichiro Matsuura, dan rencana kerjasama dengan Unesco lebih lanjut. Matsuura mengatakan bahwa Unesco dan lembaga yang dipimpin oleh Ibu Ani harus lebih banyak bekerjasama. Dalam kesempatan tersebut, juga dibahas mengenai program pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan wanita, dan juga pemberantasan kebuta-aksaraan. Unesco yang mempunyai kantor di Jakarta dan Bangkok akan menindak-lanjuti program tersebut, dan Unesco Bangkok akan mengatur secara teknis tahapan - tahapan dan langkah - langkah apa saja yang harus dikembangkan," ungkap Matsuura. (*) |