Hello, you either have JavaScript turned off or an old version of Macromedia's Flash Player. Get the latest flash player.






Jinggle Mopin

 

Mobil Pintar di Samosir

MOBIL PINTAR DI SAMOSIR


Oleh Melani Butar Butar

KabarIndonesia - Satu unit bus berwarna biru ditempatkan di lapangan appel Kantor Bupati Samosir untuk melengkapi acara peluncuran dan pengoperasiannya di wilayah Kabupaten Samosir, Jumat 26/9.  Bus tersebut dinamai Mobil Pintar yang merupakan bantuan Otorita Asahan yang diterima oleh Bupati Samosir bersama beberapa Kepala Daerah di kawasan Danau Toba dari Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) di Wisma Negara Jakarta pada tgl 29 Agustus 2008 yang lalu.

Peluncuran dan pengoperasian Mobil Pintar tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Samosir ditandai dengan penyerahan kunci mobil kepada Tim Kerja (Tutor-Pustakawan dan Teknisi)  4 orang dari Staf Dinas Pendidikan Kabupaten Samosir, dengan tujuan sebagai sarana perpustakaan keliling di Kabupaten Samosir.

Sesuai laporan Kepala Dinas Pendidikan Kab.Samosir, mobil pintar ini sebagai perpustakaan keliling modern, dilengkapi dengan buku-buku baru dan aktual sebanyak 1.500 judul, DVP dan TV, Alat Permainan Edukatip, tenda otomatis, layar monitor, genset dan dua unit laptop. 

Mobil pintar ini akan dioperasikan melayani anak sekolah dan masyarakat umum di 9 (sembilan) Kecamatan setiap hari Senin sampai Sabtu secara bergiliran, bahkan pada hari Minggu secara khusus akan ditempatkan di lokasi objek-objek wisata. Dengan mobil pintar ini diharapkan menambah minat baca masyarakat, membuka wawasan baru dan dapat menuntaskan program wajib belajar sembilan tahun serta buta aksara.

Sebelum peluncuran, Bupati Samosir  Ir.Mangindar Simbolon dalam arahan dan bimbingannya menyatakan bahwa hal yang pokok dan utama dengan pengoperasian mobil pintar sebagai sarana perpustakaan keliling adalah menambah akses ilmu pengetahuan dan informasi serta menjadi bahan untuk menambah kecerdasan masyarakat. 

Selama ini, kita menghadapi masalah keterbatasan buku pelajaran dan perpustakaan umum yang tidak tersedia, maka upaya pemerintah melalui pendirian Taman Bacaan Masyarakat dan penyediaan mobil pintar yang dirasakan sangat bermanfaat, karena masyarakat dan pelajar dapat memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan melalui buku-buku, di tempat masing-masing dengan cara yang lebih menarik tanpa harus pergi jauh ke TBM atau ke toko buku.  Sambil bekerja, sambil rekreasi atau istirahat masyarakat dan pelajar dapat membaca untuk memperoleh tambahan ilmu pengetahuan diluar sekolah formal.

Menurut Bupati Samosir, buku yang tersedia di mobil pintar dan didukung fasilitas media teknologi informasi tersebut, akan selalu aktual dan baru serta informasi yang lebih bermanfaat, karena buku-buku tersebut akan diganti sekali tiga bulan.

Bupati juga menyampaikan bahwa Samosir sebagai daerah wisata, mobil pintar akan melayani masyarakat yang sedang berlibur, sehingga dapat dikatakan masyarakat dapat membaca, belajar dimanapun dan kapanpun dengan tersedianya mobil pintar tersebut.  Sebagai pelajar atau anak sekolah, tugas yang utama dan pertama adalah Belajar, untuk mengisi otak dan jiwa, mengisi dengan ilmu pengetahuan, teknologi dan budi pekerti  (cara berkata, bertindak, berperilaku);

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Samosir melontarkan berbagai pertanyaan tentang pengetahuan alam, fisika maupun kimia bahkan pertanyaan-pertanyaan yang bersifat menguji kemampuan intelektual, pengetahuan dasar dari  murid SD, SMP dan SMTA yang hadir dalam acara tersebut.  Dengan pertanyaan-pertanyaan dan penjelasan (menurut Sekda Drs.Tigor Simbolon semacam test case untuk anak sekolah dan guru),

Bupati Samosir mengambil kesimpulan bahwa ternyata kemampuan anak didik atas pengetahuan dasar, pemahaman akan mata pelajaran dalam kaitannya dengan realitas kehidupan masih sangat kurang; Guru-gurupun masih harus diuji kompetensinya terhadap ilmu pengetahuan yang diajarkan. 

Kita kuatir sekarang ini ada suasana yang berkembang di kalangan anak sekolah, bahwa mereka belajar/sekolah hanya untuk lulus, tandas Bupati. Dapat dibayangkan kekuatiran itu beralasan karena ada siswa SD tidak mampu mengucapkan teks Proklamasi secara benar, Siswa SMP dan SLTA tidak mampu menjelaskan kenapa asap naik ke atas dan kenapa terjadi api, bahkan cara mengukur ketinggian sebuah lokasipun tidak dimengerti.

Kepada Kadis Pendidikan Samosir  Drs.Jabiat  Sagala M.Hum, Bupati Samosir meminta perhatian yang sungguh-sungguh untuk meningkatkan kompetensi dan daya nalar guru-guru, mereka harus diuji dari logika berfikir dan kemampuannya untuk mengajar; Siswa harus juga diberi pemahaman atas pelajaran yang diberikan serta mengajarkan budi pekerti dan adat istiadat yang berkembang di masyarakat.

Usai pengarahan dan sambutan, Bupati Samosir menyerahkan kunci kepada Tim Kerja Pengelola Mobil Pintar, sekaligus meninjau kondisi didalam mobil pintar bersama-sama dengan Pimpinan SKPD, Kepala Sekolah, Guru-guru, dan Ibu-ibu Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Samosir, selanjutnya siswa dipersilahkan untuk mengambil buku dari mobil pintar untuk dibaca, dan dikembalikan ke mobil pintar nantinya.

Acara dilanjutkan dengan kegiatan kuis dan lomba menyanyi serta menjawab pertanyaan Bupati dan pimpinan SKPD, dan selanjutnya ditutup Sekdakab Samosir dengan ucapan 3x Horas.

SUMBER :
www.kabarindonesia.com


 



© Copyright 2008 Mobil Pintar - Tunas Bangsa. All rights reserved. design by icreativelabs. hosting by masterwebnetwork

mod_vvisit_counterHari ini
218
mod_vvisit_counterKemarin
258
mod_vvisit_counterMinggu ini
866
mod_vvisit_counterBulan ini
5675
mod_vvisit_counterTotal
618768