Bencana yang terjadi di Situ Gintung pada hari Jumat tanggal 27 Maret 2009 meninggalkan duka mendalam. Ratusan warga menjadi korban dahsyatnya air yang menjebol tanggul Situ Gintung di daerah Cirendeu, Ciputat Tangerang Selatan. Dari ratusan warga tersebut terdapat beberapa korban selamat yang masih anak-anak. Karena musibah ini, mereka harus kehilangan kesempatan untuk belajar di sekolah.
Oleh karena itu, pada hari Jumat sepekan setelah bencana, Mobil Pintar datang ke lokasi pengungsian. Selain mendengarkan keluh kesah para korban bencana, Ibu Okke Hatta Rajasa, Ibu Tati Aburizal Bakrie, Ibu Laily M Nuh, Ibu Rossi Anton Apriyantono dan Ibu Ratna Megawangi Sofyan Djalil selaku anggota SIKIB turut serta mengajar anak-anak dengan membacakan buku cerita, bermain alat permainan edukasi serta membagikan hadiah.
Keesokan harinya Mobil Pintar hadir kembali untuk memberikan pelayanan bersama LSM lain seperti IA-ITB Tanggap, PPPA Daarul Quran, Yayasan Pendidikan Nurul Fikri, Facebook Woman Community dan BEM UIN. Beragam kegiatanpun digelar di halaman berumput salah satu fakultas Universitas Muhammadiyah Jakarta dari senam bersama, bermain gerak dan lagu, mendengarkan dongeng, menonton tv, membaca buku dan bermain komputer.
Rencananya Mobil Pintar masih akan datang ke lokasi penampungan beberapa hari kedepan. Diharapkan kehadiran Mobil Pintar di tengah-tengah anak-anak korban bencana Situ Gintung ini dapat memberikan semangat baru bagi mereka untuk terus melanjutkan cita-citanya.[sty]