|
Hello, you either have JavaScript turned off or an old version of Macromedia's Flash Player. Get the latest flash player. |
| Sambutan dan Pembukaan TOT "Peace Education" Oleh Ibu Laily M. Nuh |
|
Sambutan dan Pembukaan TOT "Peace Education" Oleh Ibu Laily M. Nuh
Ass.Wr.Wb / Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua Yth. Ketua Harian Komite Nasional Indonesia untuk Unesco, Prof. Arief Rachman Ibu2 Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) Ibu Hasnah Gasim Teman2 Tutor Mobil Pintar Dan Hadirin yang berbahagia Alhamdulillah,puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, dan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, pagi ini kita semua sudah diberikan Allah SWT kesehatan, kesempatan dan diringankan langkah kita sehingga bisa hadir disini untuk mengikuti pembukaan pelatihan peace education. Pertama tama kami sampaikan terima kasih kepada KNIU yang telah memfasilitasi pelatihan peace education : modul pelatihan,nara sumber dan tempat. Pelatihan peace education ini sangat penting,karena, pertama: peace education itu sendiri penting, yaitu untuk menanamkan dan membangun karakter bangsa yang berbasis kasih sayang dan kesantunan. Dengan kasih sayang dan kesantunan itulah akan terbangun kehangatan dalam berinteraksi sosial. Kedua, pelatihannya itu sendiri yang penting, karena melalui pelatihan, diperoleh pengkayaan, penyegaran dan pencerahan bagi para tutor. Ibaratnya para tutor adalah sumber mata air, yang kapasitasnya harus terus mampu mengaliri sawah, kebun yang membutuhkan aliran air tersebut. Pelatihan tidak lain dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas bagi para tutor yang menjadi ujung tombak pembelajaran di Indonesia Pintar. Peran tutor sangat penting, yaitu sebagai fasilitator, motivator, evaluator bagi anak2 khususnya anak2 yang memperoleh pembelajaran di Indonesia Pintar, baik itu di Mobil Pintar, Motor Pintar, Kapal Pintar maupun Rumah Pintar. Negara kita merupakan negara yang multikultur, baik kultur agama, kultur budaya, maupun kultur sosial, karena memang negara kita adalah negara yang mempunyai berbagai macam suku, budaya, adat istiadat, dan agama, yang dalam pemerintahannya menganut azas demokrasi, tetapi dari berbagai macam kultur tadi harus tetap satu, yaitu Indonesia, Bhineka Tunggal Ika, berbeda2 tetapi tetap satu. Pemahaman tentang adanya perbedaan itu harus dikenalkan sejak dini, sejak anak2 mengenal lingkungan, sehingga anak2 harus ditumbuhkan rasa saling menghargai, saling menghormati, saling gotong royong, dan rasa percaya diri, sehingga sejak dini anak sudah harus mempunyai karakter positif yang dikembangkan sehingga ke depannya nanti mereka mampu bersaing untuk hal2 yang positif dengan cara2 yang sehat, dan tidak menghalalkan segala cara. Dalam kehidupannya anak mengenal 3 lingkungan yang mendominasi kehidupan sehari harinya, yaitu lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat. Di lingkungan keluarga anak akan mendapatkan nilai2 kehidupan dari orang tuanya, di lingkungan sekolah dari guru2nya dan di lingkungan masyarakat dari masyarakat sekitarnya, kalau dari 3 lingkungan ini anak selalu mendapat nilai nilai kehidupan yang positif, yang penuh dengan kedamaian, insyaAllah nanti kalau anak tersebut dewasa, dan berinteraksi dengan masyarakat dia akan menjadi orang yang menyejukkan dan penuh kearifan. Tutor Indonesia Pintar juga termasuk seorang pendidik, sehingga harus mempunyai dasar2 ilmu kependidikan, yang bisa mengajarkan anak2 Indonesia Pintar mempunyai karakter yang positif, budi pekerti yang baik dan perilaku yang positif, oleh karena itu pada hari ini kita laksanakan pelatihan untuk nilai2 perdamaian. Dalam Mobil Pintar yang memberikan pembelajaran di Jabodetabek, sudah kita sertakan masing2 satu paket buku untuk pembelajaran tentang peace education, ke depannya akan kita sertakan juga untuk Mobil Pintar, Motor Pintar, maupun Rumah Pintar di daerah yang lain. Dan dengan mengucapkan Bismillahirrrahmanirrahim,pelatihan peace education dengan resmi dibuka.
Billahittaufiq wal hidayah, Wass Wr Wb
Jakarta, 2 Maret 2010 (Ny.Laily Mohammad Nuh) -------------------------------- KoordinatorIndonesia Pintar |