|
Hello, you either have JavaScript turned off or an old version of Macromedia's Flash Player. Get the latest flash player. |
| Workshop Peningkatan Pengelola Rumah Pintar, Semarang 6-8 Mei 2010 |
|
Pada tanggal 6 dan 8 Mei 2010 di Gedung P2PNFI Semarang diadakan “Workshop Peningkatan Mutu Pengelola Rumah Pintar”. Workshop ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama P2PNFI Semarang, Diknas, dan Dikmas bekerjasama dengan Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB). Workshop ini dilaksanakan untuk meningkatkan mutu atau kompetensi para pengelola Rumah Pintar.
Workshop ini dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah dan dihadiri oleh 7 ibu-ibu SIKIB, diantaranya: Ibu Anton Apriyantono, Ibu Laily Muhammad Nuh, Ibu Erna Witoelar, Ibu Carolina Manoarfa, Ita Mahendra, Gusnawita Fasli Djalal, Adelina Mangindaan. Selain itu, di hadiri oleh 52 pengelola Rumah Pintar se- Indonesia. Narasumbernya adalah: a. Ibu Anton Apriyantono (SIKIB) dengan materi Kebijakan SIKIB b. Ibu Laily Muhammad Nuh (SIKIB) dengan materi Manajemen Rumah Pintar c. Dr.Sofia Hartati,M.Psi, diskusi kelompok tentang “Aksi Rumpin”. d. Hamid Muhammad Ph.D (Dirjen PNFI), sambutan Dirjen PNFI e. Ella Yulaelawati,P.hD (Direktorat Pendidikan Masyarakat Depdiknas) dengan materi Kebijakan Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat f. Erna Witoelar dengan materi dengan materi Partisipasi Masyarakat dalam Mensukseskan Pencapaian MDGs melalui Rumpin g. Agus Muharram dengan materi dengan materi Peran UKM dalam one village one product h. Handito, Kadin Deputi BUMN dengan materi Sentra kriya melalui one village one product dan Peran CSR dalm Pemberdayaan masyarakat i. Prof.Dr.Arief Rachman,MPd dengan materi Pengelolaan Rumah Pintar yang professional j. Ibu Sinto Sukawi Sutarip,ST (Pengelola Rumpin, dan Pengelola Perpustakaan) dengan materi Best Practice “Pengelolaan RUMPIN SEMARANG” k. Bimbong Yogatama,SH (Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Semarang), Kunjungan Lapangan l. Dr.Erman Syamsuddin dengan materi Kebijakan Peningkatan Mutu Tenaga Non Formal
Pada acara itu juga terdapat “Mobile Education In Cooperation with PKBM se- Jawa Tengah”. Saat ini baru terdapat 1 mobil yang beroperasi di Jawa Tengah. Mobil ini memberikan pendidikan Kejar Paket A, B, dan C ke daerah yang sulit dijangkau, sehingga diharapkan mampu memberantas buta aksara.
Pada hari ketiga dilaksanakan kunjungan lapangan ke 8 Rumah Pintar di Semarang. Diharapkan melalui acara ini para peserta dapat bertukar pikiran mengenai cara mengelola Rumah Pintar dan dapat mengambil contoh dari Rumah Pintar yang ada di Semarang, sehingga akan meningkatkan mutu atau kompetensi mereka dalam melakukan pelayanan di Rumah Pintar. [Ika,Lidiya] |